Minggu, 21 Februari 2010

Hidup adalah Penantian

It's so dark in here
No I can`t see alight

Take all the fires on me
It`s all my desire
But you just surrender
Take all the pain in your dreams
(Kekal, Homogenic)

Screen 1st
Sedang di ingatkan kembali...
Ketika ketika tubuhnya makin memucat kekuranga oksigen, ketika tangan dan kakinya mulai mendingin sebab darahnya yg tak sampai, harus menghitung mundur denyut jantung,40..30..20..0….
irama itu akhirnya menjadi sebuah garis lurus..
Adakah tugasnya sudah tiba??
Tiba-tiba irama kembali ke hitungan semula..40..30..20..
Adik kecil..adakah kau hendak berpamit dulu pada ayah bundamu? menunggu kedatangan mereka? Negoisasi macam apa yg kau lakukan dengan izrail??
40..30..20..0… untuk ke empat kalinya, kali ini diantar tangis bundamu. Pergilah dengan tenang…
11 bulan…adakah terlalu cepat??

Screen 2nd
Bleeding di mana-mana…Ventricle tachycardia..overdrive pace maker ratusan kali…cardioverse belasan kali..Cardio pulmonary resuscitation berkali-kali…Sulpha Atropin… Adrenalin…bolus..
Seburuk apapun kondisinya beliau tetaplah seorang istri bagi pria itu..ibu dari anak-anaknya..Maka betapa kelu hati ini, tetap saja pria itu mencoba membimbingnya.. “Ibu, ucapkan Lailahailallah…” bisiknya berkali-kali… yang bahkan ia tak peduli apakah istrinya sadar atau tidak.. yang bahkan ia tak peduli ada selang nafas di mulut istrinya yg menghalanginya berucap.. Namun, pendengaran merupakan indra yg hebat bukan? Pada saat koma pun seseorang masih bisa mendengar…atau bahkan ketika ia meninggal??
Ah, siapa pula yang tahu ruh itu kini berada dimana…
Maka disanalah pria itu..membisikkan kalimat suci berkali-kali.. (bukankah itu harapan terakhir semua orang? Menutup kisah dengan melafalkannya secara sempurna..)
'Katakanlah sesungguhnya kematian yang kamu semua melarikan diri darinya itu, pasti akan menemui kamu, kemudian kamu semua akan dikembalikan ke Dzat yang Maha Mengetahui segala yang ghaib serta yang nyata.' (QS. 62:8).


Screen 3rd
Bayi yang cantik..lihat..betapa lucunya ia..bahkan difoto pun ia seolah bergaya, siapa sangka kisah perjuangannya begitu singkat?? Pada bayi sekecil itu, adakah ajal tetap terasa sangat sakit??
'Perbanyaklah mengingat-ingat sesuatu yang melenyapkan segala macam kelezatan (kematian)'. (HR. Tirmidzi)






Screen 4th
Seharusnya, pasangan itu sedang berbahagia bersiap menyambut anak mereka berikutnya..memberi adik bwat menemani kakaknya bermain..namun siapa pula mampu menghitung nasib??
Eklamsi berat? hipertensi kehamilan yg memperparah jantungnya??
Kini disanalah sang kakak, memohon dengan sangat tuk diijinkan memandang Ibunya...
walau sekali saja saat sang Ibu masih bernapas..
walau berbatas jendela kaca..
walau ia tak mampu memegang jemari ibunya, mengelus wajahnya seperti yg biasa beliau lakukan pada putri pertamanya..
Lihatlah si kakak hanya mampu menangis sesenggukan dipelukan ayahanda..
Ya Allah, padahal ia baru SD..Ibu belum mengantarkannya mendaftar SMP favoritnya, menantinya lulus SMA, menghadiri wisuda sarjana…
Paling tidak beliau meninggal dalam jihad mulia seorang ibu..semoga..
'Cukuplah kematian itu sebagai penasehat'. (HR. Thabrani dan Baihaqi)

Screen 5th
Hari ini. Sudahkah engkau berjaga disini dari tadi izrail?? Berapa banyak tugasmu kali ini??
Wahai, bagaimana kau tidak ikut merasakan pilu hati seorang Ibu ketika pejuang kecilnya pergi?
Belum sempat kami menghela napas ternyata target tlah kau tentukan lagi
Sibuk kali kau..Siapa kira orang hebat terkawal bodyguard targetmu juga kali ini..
bersama pluralisme yang ia agungkan
dan penolakannya akan lirih doa pengantar kematian
bahkan lebih memilih the beatles untuk didengarkan
Huff..sampai kapan ego dipertahankan?? bilakah ia menjawab identitasnya nanti?? pluralisme??
Ia pun akan tertelan kawalan izrail.
Suntikan inotrop, SA, adrenalin?? dokter dan ners terbaik??
haahh..hanyalah kesombongan medis bagi orang yang meTuhankan ikhtiar

Rabb..ampunilah kami..ingatkanlah kami..


Screen 6th..7th…8th.. mau giliran keberapa?

Enggan, dan memang sebenarnya memang takut bertanya: Pada saat terakhir seperti ini, apa bedanya beliau, ia, aku, atau kamu??? Seonggok danging tak berdaya…
Sepertinya kita pada state yg sama… sama-sama menungu jemputannya..
Seberapa lama? Bilangan tahun? Bulan? Minggu? Hari? Jam? Menit? Detik?
Mau di mana? Di Rumah sakit? Di Jalan? Di Rumah? Di Gunung???
Mau berakhir seperti apa???

'Secerdas-cerdasnya manusia ialah yang terbanyak ingatannya kepada kematian serta yang terbanyak persiapannya untuk menghadapi kematian. Mereka itulah orang yang benar-benar cerdas dan mereka akan pergi ke alam baka dengan membawa kemuliaan dunia serta kemuliaan akhirat'. (HR. Ibnu Majah)

Hidup adalah sebuah penantian, bukan?? Menanti jemputan Izrail...



~sedang mengerjakan mortality report..sighs..~

Sabtu, 20 Februari 2010

Demam&Keringat (Maka nikmat Tuhan manalagi yg engkau dustakan?)

Dua hari ini saya anti piretik dependen. Demam menetap d skala 38,5 derajat C,dah hanya turun sbentar pasca minum parasetamol. Menyebalkan memang jika kita serasa tak punya kontrol tubuh sendiri.
Namun,jika saya tengok kmbali teori terjadinya demam,rasanya justru harus bersyukur. Demam merupakan sistem pertahanan tubuh untuk membunuh kuman penyakit yg masuk. Jadi,yg perlu dkhawatirkan memang bukan demamnya,tp kuman apa ni yg menyerang tbh sy..
Klo lg demam gini,rasanya nikmat skali bs berkeringat. Keringat jg mekanisme pertahanan untuk menjaga temperatur tubuh tetap dlm batas yg dapat dtoleransi.

Ah,sudahlah sy flight of idea ni. Nanti akan coba menulis tentang dua nikmat ini lbh lanjut jika sy sudah sembuh (lg pula ni uplot dr hp,lantaran bosan tiduran mulu hehe)

"orang yg mlewati 1 hari dalam hidupny tanpa ada suatu hak yg ditunaikan,atau suatu fardhu yg ia lakukan, atau kemuliaan yg ia wariskan, atau kebaikan yg ia tanamkan, atau ilmu yg ia dapatkan, maka ia telah durhaka terhadap dirinya & menganiaya dirinya sendiri..." (DR.Yusuf Qaradhawi) 

~Allah, please tell me what did I do today...~

Layout editing yang membingungkan

Ya, memang sudah terpikir untuk menulis lagi, maka dengan niat baik dan mengucap "basmallah" blog ini dibuat. Namun....Sebenarnya apanya si  yang error, dari tadi update blog ini koq tak muncul *sighs..

Jumat, 19 Februari 2010

Dismenore is worse than Dementor

 It's a woman thing.
Dismenore atau Dysmenorrhoea atau nyeri haid adalah nyeri yang biasa dialami wanita saat menstruasi. Gejalanya berupa nyeri pada perut bagian bawah, yang bisa menjalar ke punggung bagian bawah dan tungkai. Nyeri dirasakan sebagai kram yang hilang-timbul atau sebagai nyeri tumpul yang terus menerus ada.
Biasanya nyeri mulai timbul sesaat sebelum atau selama menstruasi, mencapai puncaknya dalam waktu 24 jam dan setelah 2 hari akan menghilang. Gejala ini dapat disertai sakit kepala, mual, bahkan muntah.

Cukup mengganggu memang, maka dari itu bersyukur ada undang-undang (UU No.13 Th.2003 pasal 81) yang mengatur tentang pelaksanaan cuti haid bagi pekerja perempuan. Pekerja perempuan yang bagaimanakah?? Hehe..entahlah, saya sendiri yang bekerja sebagai perawat rumah sakit (means my colleague knows better about health) belum pernah merasakan penerapan UU tersebut. Mungkin yang menerapkan cuma perusahaan swasta saja. (Kalau ada yg tahu infonya lebih lanjut, mohon di share yah!)

Hmm, meski nggak dapat cuti haid, yaa..life must goon. Jadi mari kita enyahkan gangguan ini.
Keluhan dismenore dapat memburuk jika kondisi badan sedang tidak fit, kecapean, stress, dan kurang olah raga. Oh ya, bagi yang menderita maag, telat makan (sehingga maag kambuh) juga sering memperburuk dismenor ini. Oleh karena itu, cara terbaik mengatasi dismenor adalah olah raga teratur, makan minum dan istirahat yang cukup, dan hindari stress (come on! It's such a nonsense but it's a key for healthy life, isnt it??)
Yah, jika sangaaaattt terpaksa, bolehlah minum ibuprofen atau asam mefenamat (pondstan) untuk mengurangi nyeri. Tapi jangan keseringan yah! Kasian livernya.
Selagi dapat diatasi dengan resep di atas, dismenore ini memang wajar-wajar saja terjadi. Namun jika nyeri berlanjut dan memberat, maka perlu diwaspadai adanya endometriosis, fibroid, adenomiosis, peradangan tuba falopii, perlengketan abnormal antara organ di dalam perut. Periksa lebih lanjut ke spesialis kandungan jika merasa ada kecurigaan tersebut.


Bring forth your argument!!


When a new discovery is reported to the scientific world, they say first, "It’s probably not true".

When d truth of d proposition has been demonstrated beyond question, they say, "It may be true, but it’s not important".

When sufficient time has elapsed to fully evidence it’s importance, they say,"Surely it’s important, but it’s no longer new" (MONTAIGNE)