Sabtu, 20 Februari 2010

Demam&Keringat (Maka nikmat Tuhan manalagi yg engkau dustakan?)

Dua hari ini saya anti piretik dependen. Demam menetap d skala 38,5 derajat C,dah hanya turun sbentar pasca minum parasetamol. Menyebalkan memang jika kita serasa tak punya kontrol tubuh sendiri.
Namun,jika saya tengok kmbali teori terjadinya demam,rasanya justru harus bersyukur. Demam merupakan sistem pertahanan tubuh untuk membunuh kuman penyakit yg masuk. Jadi,yg perlu dkhawatirkan memang bukan demamnya,tp kuman apa ni yg menyerang tbh sy..
Klo lg demam gini,rasanya nikmat skali bs berkeringat. Keringat jg mekanisme pertahanan untuk menjaga temperatur tubuh tetap dlm batas yg dapat dtoleransi.

Ah,sudahlah sy flight of idea ni. Nanti akan coba menulis tentang dua nikmat ini lbh lanjut jika sy sudah sembuh (lg pula ni uplot dr hp,lantaran bosan tiduran mulu hehe)

"orang yg mlewati 1 hari dalam hidupny tanpa ada suatu hak yg ditunaikan,atau suatu fardhu yg ia lakukan, atau kemuliaan yg ia wariskan, atau kebaikan yg ia tanamkan, atau ilmu yg ia dapatkan, maka ia telah durhaka terhadap dirinya & menganiaya dirinya sendiri..." (DR.Yusuf Qaradhawi) 

~Allah, please tell me what did I do today...~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar